PERAN KOMPONEN PENDIDIKAN ISLAM

Penulis

  • YULIANA PRATIWI rogram Studi Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana, Universitas Wahid Hasyim Semarang

Abstrak

Studi ini membahas komponen-komponen pendidikan Islam dan peran masing-masing dalam filsafat pendidikan Islam, termasuk konsep pendidikan Islam, tujuh komponennya, dan fungsi setiap komponen dalam mendukung proses pendidikan. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan makna komponen pendidikan Islam, mengidentifikasi unsur-unsur yang membentuk sistem pendidikan Islam, dan menganalisis peran setiap komponen dalam sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui riset pustaka, yang melibatkan analisis literatur klasik dan kontemporer tentang pendidikan Islam untuk mengembangkan kerangka konseptual yang komprehensif. Studi ini menunjukkan bahwa pendidikan Islam terdiri dari tujuh komponen yang saling terkait: tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, kurikulum, metode, bahan ajar, lingkungan belajar, dan evaluasi. Tujuan pendidikan berfungsi sebagai landasan filosofis dan ukuran keberhasilan; pendidik bertindak sebagai agen perubahan dan panutan moral; peserta didik dipandang sebagai subjek aktif dengan potensi bawaan; kurikulum menggabungkan pengetahuan agama dan pengetahuan umum untuk menghindari pemisahan; metode pengajaran membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran; lingkungan bertindak sebagai sistem pendukung; dan evaluasi berfungsi sebagai mekanisme kontrol kualitas dan cara untuk memberikan umpan balik. Studi ini menyimpulkan bahwa komponen-komponen pendidikan Islam tidak dapat dipisahkan satu sama lain, dan keberhasilan sistem pendidikan Islam bergantung pada sinergi dan integrasi semua komponennya dalam mencapai tujuan manusia yang utuh dan sempurna.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-28

Cara Mengutip

PRATIWI, Y. (2026). PERAN KOMPONEN PENDIDIKAN ISLAM. AKTUALISME: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 1(1). Diambil dari https://ejournal.staidarulamanah.ac.id/index.php/PAI/article/view/8