INTERNALISASI NILAI AKHLAK DAN ADAB DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PESANTREN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

Penulis

  • Sakurun Khalim Universitas Islam Sultan Agung

Kata Kunci:

internalisasi nilai, akhlak, adab, pendidikan agama Islam, pesantren, karakter peserta didik

Abstrak

Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis pesantren serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di salah satu pondok pesantren, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai akhlak dan adab dilakukan melalui tiga tahap utama: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan (habituation), nasihat (mau‘izhah), disiplin, dan refleksi. Lingkungan pesantren yang terintegrasi antara pembelajaran formal, pengajian kitab kuning, dan kehidupan asrama menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi pembentukan karakter religius, sopan santun, tanggung jawab, dan kemandirian santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan berbasis pesantren efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai akhlak dan adab sebagai fondasi karakter peserta didik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-24

Cara Mengutip

Khalim, S. (2026). INTERNALISASI NILAI AKHLAK DAN ADAB DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PESANTREN SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK. AKTUALISME: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 1(1). Diambil dari https://ejournal.staidarulamanah.ac.id/index.php/PAI/article/view/15